Selayang Pandang Desa (SELADA) edisi kali ini bertempat di Desa Pagarawan Kabupaten Bangka, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap berupaya konsisten dalam upaya mengidentifikasi tipologi potensi desa yang bermuara pada efektifitas dan signifikansi jenis usaha yang diseleksi dan dikelola oleh masyarakat desa. Kegiatan kali ini diawali dengan simbolis pemberian bantuan bahan pangan kepada Lansia.

Budi Utama KadinsosPmd Provinsi Bangka Belitung didampingi Pekerja Sosial Madya, PSM dan tim mengurai dan mengejawantahkan secara garis besar maksud dari program Pemerintah baik dari tingkat Kementrian hingga Pemerintah Daerah serta penerapannya di lingkup pemerintahan terdasar yakni desa. Tentunya hal ini bukan merupakan suatu keberhasilan jika tidak ditopang oleh semua elemen yang tersinergi dari program itu sendiri, berangkat dari paradigma ini Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa tidak henti-hentinya memberikan asistensi.

Konsep wisata  edukasi yang ditetapkan oleh Desa Pagarawan diharapkan dapat memantik keingintahuan warga sekitar dan bahkan warga pendatang agar mau mengenal lebih dekat kolong kelat,  disisi lain guna menambah nilai jual dari kolong kelat yang dikelola bumdes dibangunlah jogging track dan aula ditengah lokasi wisata tersebut yang semakin menarik dengan tumbuh secara alami pohon kayu gelam putih.

Program Selada kali ini dihadiri oleh Camat Merawang, Kepala Desa Pagarawan,dan Perwakilan Bumdes yang berinisiasi merubah lahan tidur payau menjadi tempat wisata edukasi dengan membangun kolam pemancingan, tambak ikan serta budidaya jamur tiram, pemilihan pembudidayaan jamur tiram ini tidak lepas jelinya pengamatan unsur desa yang melihat serbuk kayu yang tidak diolah lebih lanjut dan teronggok sia-sia, melalui serangkain percobaan dan analisa pasar ternyata menekuni budidaya jamur tiram dapat memberikan pemasukan yang positif baik dari segi pemanfaatan limbah kayu dan terpenting mempunyai pangsa pasar yang tetap imbuh Kepala Desa Merawang.

 “semoga dalam sirkulasi pergantian pejabat dilingkungan pemerintah desa tidak menyurutkan langkah bumdes dalam menjaga ritme dan meningkatkan cabang usaha lainnya, dan yang terpenting agar semua sel dalam usaha bersama ini tetap solid dan terbuka ungkap Budi Utama diakhir kunjungan progam selayang pandang ”.