[PANGKALPINANG]--Akhir April ini menjadi momen sidang pembuka bagi Tim Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak (PIPA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk tahun 2025. Bertempat di Ruang Pertemuan Gedung 1 Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DinsosPMD Babel), sidang dibuka langsung oleh Kepala DinsosPMD Babel, Budi Utama, pada Selasa (29/04/2025).
“Beli semangka di pasar pagi, singgah sebentar di warung kopi, sungguh senang pagi ini, bisa bersua Tim PIPA lagi” ujar Budi membuka acara
Rapat yang dilaksanakan terbatas ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Seksi Pengangkatan Anak. Henny Yuliana selaku ketua tim menyampaikan sampai dengan bulan April 2025 telah menerima dokumen permohonan pengangkatan anak sebanyak 23 (dua puluh tiga) dokumen yang berasal dari Kabupaten/Kota.
Tim PIPA tahun 2025 ini mengalami sedikit perubahan, yang awalnya berjumlah 11 (sebelas) orang sekarang menjadi 10 (sepuluh) orang dengan adanya peraturan yang baru. Selain itu, juga terdapat penggantian personil dalam keanggotaan yang mengalami mutasi sebanyak 2 (dua) orang pada instansi kementerian agama dan hak asasi manusia yang memberi warna baru dalam pembahasan dokumen.
Terdiri dari berbagai komponen instansi dan lembaga sebagai tim yang mempertimbangkan pemberian rekomendasi izin pengangkatan anak, saat ini, mencakup Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung, Kementerian Hak Asasi Manusia, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah Dr.H.C.Ir Soekarno serta Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Biro Hukum dan Pekerja Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Rapat terbatas yang juga disebut sebagai sidang kali ini membahas sebanyak 10 (sepuluh) Calon Anak Angkat (CAA). 4 (empat) dokumen berasal dari Kota Pangkalpinang, 2 (dua) dokumen dari Kabupaten Bangka, 1 (satu) dokumen dari Kabupaten Bangka Barat dan 3 (tiga) lainnya dari Kabupaten Bangka Selatan. Beberapa catatan dalam sidang tentang dokumen yang perlu diperbaiki atau dilengkapi akan ditindaklanjuti oleh masing-masing pekerja sosial yang bertanggung jawab “mohon agar peksos mengatensi dan menindaklanjuti masukan-masukan dari anggota tim pipa” ujar Suryadi Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Bencana saat memimpin rapat.
Dalam sidang pengangkatan anak ini kesepuluh calon orang tua angkat (COTA) diberikan rekomendasi untuk melakukan pengangkatan anak. Kegiatan sidang ditutup dengan foto bersama anggota tim pipa, pekerja sosial, pendamping sosial dan Dinas Sosial dari Kabupaten/Kota.