PANGKALPINANG -  Kepala Dinas sosial dan pemberdayaan masyarakat desa kepulauan bangka belitung, Budi Utama dalam sambutan pengantarnya saat memimpin apel mingguan Senin (19/07) menyebutkan sepuluh (10) langkah aksi pada Dinas sosial dan PMD atau dikenal dengan dasa aksi “ PINTU BAHARI” ( Pelyanan Informasi Terpadu Bangka Belitung Sejahtera Mandiri).

Hadir pada apel mingguan pagi ini, Wakil Gubernur Abdul Fatah dan seluruh pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan pemerintah provinsi kepulauan bangka belitung.

Adapun ke sepuluh langkah aksi tersebut, dijelaskan Kepala DINSOSPMD BABEL, Budi Utama meliputi;

Pertama, Layanan “ SENTRAL” ( Sistem Informasi Terpadu Sosial) adalah layanan yang berisikan data dan informasi mengenai program strategis dinas dan kondisi jumlah angka kemiskinan di wilayah bangka belitung.

Kedua, Program Inovasi “ Si DUMA” ( Aplikasi Dasa Wisma) yakni salah satu aplikasi yang digunakan oleh seluruh relawan dasa wisma dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus stunting yang tersebar di sejumlah wilayah kabupaten/kota.

Ketiga, Program Inovasi “ NIPD” ( Nomor Induk Perangkat Desa”. “ data dan informasi mengenai aparatur perangkat desa yang ada se bangka belitung ini harus terdata baik dan rapi , sehingga mereka (red: aparat desa) harus diberikan nomor induk perangkat desa dan sebagai salah satu program inovasi kita (red: dinsospmd) yang telah disahkan melalui peraturan gubernur”, ungkap Kadis Budi Utama.

Keempat, Program “ SELADA” yaitu program yang berisikan data dan informasi terkait identifikasi masalah desa. “ program ini terkait seputar masalah desa, semua desa akan kita sinkronkan semua potensi-potensi yang ada di masing-masing wilayah desa”, tegas Budi Utama.

Kelima, Layanan Sosial “ PATWAL” ( Patroli Wilayah Sosial). “ untuk masalah sosial, kita punya tim PATWAL atau patroli wilayah sosial, dimana tim ini sudah berjalan dengan agenda dua kali dalam satu bulan, kagiatan ini diadakan untuk melaksanakan layanan donasi sosial “GAZIBU” yang dikumpulkan melalui sumbangan sukarela pegawai” ungkap Budi.

Ke  enam, Layanan Sosial “GAZIBU” ( Gerakan Amal Zakat Seribu) yaitu program donasi yang bersumber dari sumbangan sukarela pegawai dinas sosial dan PMD yang disalurkan untuk membantu masyarakat kurang mampu dan membutuhkan di tengah masa pandemi ini.

Ke tujuh, layanan sosial “ TIWI SI GADIS BAPER” ( layanan terapis wicara gratis dinassosialpmd membawa peubahan) merupakan salah satu layanan tambahan pada UPTD panti bina sosial Serumpun milik DINSOSPMD yang dikhususkan bagi anak-anak kurang mampu yang mengalami ganguan bicara, dimana layanan sosial ini akan dilaunching pada 02 Agustus 2021.

“ silahkan untuk anak-anak usia di bawah 8 tahun yang memiliki kesulitan dalam bicara silahkan datang untuk mendapatkan bantuan layanan terapi wicara ini” jelas Kadis Budi Utama.

Ke delapan, Gerakan TAGANA. “ Kita memiliki 493  tagana yang tersebar di wilayah bangka belitung, khusus provinsi kita memiliki 144 TAGANA yang siap bersuara JAYA, dimana tagana ini bertugas untuk mitigasi bencana yang berkoordinasi dengan BPBD” jelas Budi Utama.

Sembilan, Layanan “ SI TEGAR” ( Tertib Arsip) yaitu langkah aksi yang berfokus menjaga data dan dokumen arsip dinas.

Ke sepuluh, GERBANG LENSA ( Gerakan bangkit liputan sosial desa), yaitu layanan publikasi informasi mengenai kegiatan dan program seluruh kegiatan-kegiatan layanan sosial dan pemberdayaan masyarakat desa.