Pangkalpinang – Suasana khusuk mewarnai rangkaian kegiatan Tausiyah Rohani Renungan Akhir Tahun 2023 dalam rangka meningkatkan Iman dan Taqwa ASN yang mengangkat tema Introspeksi diri untuk potensi diri di akhir tahun kepada seluruh pegawai Dinsos PMD babel dan lingkungan sekitarnya Bersama Ustads Kemas Mahmud al Fatih asal Pangkalpinang yang diadakan oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DINSOSPMD Babel), di Halaman Gedung 2 (Lapangan Voly) Kantor DinsosPMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hadir tampak Kepala DinsosPMD Babel beserta ibu, Kabid Dinsospmd babel, Kepala UPT, beserta pegawai  dan PHL DinsosPMD Babel mendengarkan siraman rohani akhir Tahun Bersama dalam rangka agenda Dinsos PMD setiap tahun, Acara dibuka langsung oleh Kepala DinsosPMD Babel Budi Utama,  menyampaikan bahwa kegiatan tausiyah ini merupakan salah satu kegiatan dibidang keagamaan yaitu bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan, dan tentunya untuk meneladani tauladan dan akhlak baik serta meningkatkan keimanan  serta introspeksi diri untuk potensi diri diakhir tahun para ASN,  pegawai Panti PSBS dan sekitarnya, Kamis (28/12/2023).

“Diselenggarakan kegiatan tausiyah akhir tahun 2023 ini diselenggarakan tak lain dan tak bukan untuk mengintrospeksi diri untuk potensi diri diakhir tahun bagi seorang muslim  dan sebaiknya kita senantiasa mengikuti akhlak yang baik dan memiliki iman yang baik pula disetiap kehidupan sehari hari, dan kegiatan ini bertujuan mempererat ukuwah Islamiyah sesama muslim dan umat beragama “ jelas Budi saat membuka sambutan.

Pesan yang disampaikan oleh Ustads Kemas Mahmud al-Fatih menyampaikan perihal manusia, ada tiga hal yang perlu dilngatkan dan dilaksanakan manusia diantaranya pertama Kesiapan manusia dalam mendengar agar mendapatkan kebaikan, kalua salah pilih hati akan membuat hati kurang berkah sehingga perlu pilihan hati yang tepat dalam diri kedua introspeksi diri kita yaitu waktu terus berjalan begitu cepat dari anak hingga dewasa, yaitu jangan sia siakan waktu kebersamaan dengan kerabat dekat yaitu semangat mencintai saudara, dan ketiga orang selalu menjauhi segala larangannya, orang yang demikian merupakan golongan orang yang beriman. sekedar memaknai kehidupan manusia, namun lebih dari itu untuk memberikan semangat baru dalam pribadi yang baik bagi setiap muslim. Lebih lanjut lagi untuk  meningkatkan kwalitas kehidupan kita sehingga kita dapat merasakan hikmah sebagai insan yang mulia,yang bermanfaat baik bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan maupun bangsa dan negara, agar ditahun mendatang lebih baik di tahun ini.

“Hati menjadi tenang dan jiwa serta iman yang kuat menjadi manusia lebih tentram sehingga Aqidah serta keyakinan kita menjadi lebih kuat dan teguh dan selalu introspeksi diri untuk semangat mencintai saudara, “ ungkap Kemas.

Meski berlansung sederhana namun para peserta antusias mengikuti Tausiyah Rohani akhir tahun ustads Nasrin, S.Ag bersama. Keseruan terlihat dari partisipasi para ASN dan tamu undangan lainnya, pegawai DinsosPMD, dan Panti PSBS.