Merawang - Ketahanan pangan desa adalah kemampuan suatu desa atau komunitas desa untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya secara mandiri dan berkelanjutan, dengan memperhatikan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, serta nilai gizi dari pangan yang dihasilkan. Hal ini mencakup produksi, distribusi, dan konsumsi pangan yang berkelanjutan, serta upaya-upaya untuk membangun kemandirian dan kedaulatan pangan di tingkat lokal.
Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 1945. Pentingnya menguatkan ketahanan pangan selain karena merupakan fondasi bagi pembangunan sektor-sektor lainnya juga karena adanya ancaman krisis pangan dunia sebagai akibat dari fenomena perubahan iklim dan tren populasi penduduk dunia yang meningkat. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan pangan desa antara lain kondisi iklim, ketersediaan air, keberadaan sumber daya alam, akses terhadap teknologi pertanian yang modern, serta faktor sosial dan ekonomi seperti kemiskinan, akses terhadap modal, dan pendidikan.
Adapun kegiatan ketahanan pangan yang dilakukan oleh Kepala Desa Jada Bahrin yaitu penanaman semangka yang dilakukan secara tumpang sari dengan tanaman sawit dengan luas lahan kurang lebih 2 hektar yang berada di Dusun Limbung, Desa Jada Bahrin, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.
KadinsosPMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan didampingi Oleh Tim dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka, Kepala Desa dan Perangkat Desa Jada Bahrin melakukan kunjungan ke Dusun Limbung untuk melihat secara langsung pengelolaan dana desa menjadi usaha ketahanan pangan (Selasa, 27/02/2024).
Ketahanan Pangan juga diatur dalam peraturan Menteri Desa PDTT nomor 8 tahun 2022 tentang Prioritas penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2023. Pasal 6 ayat (2) Penggunaan Dana Desa untuk program prioritas nasional sesuai kewenangan Desa, yaitu ketahanan pangan nabati dan hewani.
Dalam kunjungannya tersebut Budi juga berharap agar kegiatan ini terus berlanjut dan berkembang dengan menanam tanaman lainnya yang bisa meningkatkan ketahanan pangan di Desa Jada Bahrin.
“Alhamdulillah 3 hari lagi akan panen buah semangka di Desa Jada Bahrin, ini yang kita harapkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ketahanan pangan yang diberikan melalui Dana Desa sangat bermanfaat, selalu semangat untuk Pak Kades beserta tim, jangan kecewakan masyarakat kita, terutama di Desa Jada Bahrin” tutup Budi.