Pangkalpinang-DinsosPMD menggelar Sosialisasi Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertempat di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Rabu (21/02/2024). Kegiatan yang digagas oleh Bidang Kelembagaan, Kerjasama, Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat (K2PDPM) ini diikuti oleh peserta mulai dari pelajar, mahasiswa hingga peserta dari instansi pemerintah sebagai penggerak masyarakat. 

Pada sosialisasi tersebut, disampaikan informasi terkait TTG yang unggul dan berdayaguna. TTG merupakan kunci utama dalam mengembangkan kemajuan desa berkelanjutan dan merupakan kereta kemajuan desa.

"TTG perlu dikembangkan dan diberdayakan untuk dapat digunakan oleh masyarakat luas, juga untuk mengembangkan aspek ekonomi dan lingkungan", kata Nurul Huda mewakili KadinsosPMD sekaligus membuka agenda sosialisasi. 

Lomba TTG tahun 2024 untuk kategori umum mengusung tema "Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkatkan Ketahanan Pangan di Bangka Belitung", sedangkan untuk kategori pelajar lomba TTG mengusung tema "Merdeka Berkreatifitas melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna".

Untuk seleksi lomba TTG di kabupaten/kota akan dilaksanakan pada Bulan Maret 2024, yang selanjutnya akan diadakan di tingkat provinsi pada Bulan April. Peserta yang berhasil di tingkat provinsi akan dibawa ke tingkat nasional untuk mewakili Babel pada Bulan Mei 2024.

Selain kategori umum dan pelajar, lomba TTG juga dapat diikuti peserta kategori Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna) berprestasi yang harus memenuhi kriteria, persyaratan dan ketentuan perundang-undangan. Untuk kabupaten/kota yang tidak melaksanakan seleksi lomba TTG di tingkat kabupaten/kota tetap dapat mengusulkan peserta yang dianggap layak dan memenuhi syarat ke DinsosPMD Provinsi. 

KadinsosPMD melalui zoom meeting memberikan motivasi kepada peserta sosialisasi untuk meningkatkan percaya diri serta memberikan tips untuk persiapan lomba TTG Tahun 2024. 

"Pada lomba TTG ada hal yang pembaharuan dan hal baru, tidak hanya alat tetapi dapat pula temuan baru. Kuncinya ada pada mental yakin dan percaya, jika tidak pernah gagal tidak akan tahu bagaimana untuk memperbaiki kegagalan", pungkas Budi. 

"Simple, murah dan manfaatnya banyak. Tidak perlu mahal tapi daya guna yang luar biasa itu yang paling dicari", tambahnya. 

Dengan telah dilaksanakannya sosialisasi lomba TTG diharapkan meningkatkan antusias masyarakat untuk mengikuti lomba serta dihasilkan produk-produk yang memiliki daya guna bagi masyarakat luas.