Belitung Timur - Orang nomor satu di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Bangka Belitung, Budi Utama, S.ST, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belitung Timur.
Kedatangan Budi Utama itu melaksanakan berbagai kegiatan di antaranya agenda Strategi BUMDes Pasca COVID-19 dan tentang Laporan Keuangan yang ada di Desa, bertempat di Kantor Camat Manggar dan Camat Gantung, Kamis (31/8/2023).
"Saya sudah dari hari Selasa kemarin (29/8) di Belitung Timur. Ada 2 agenda pertama agenda strategi BUMdesa pasca COVID-19, yang satunya tentang laporan keuangan yang ada di desa. Jadi ada 2 yang kami kumpulkan itu. Pertama, direktur Bumdes yang kedua KAUR Keuangan Desa Kebetulan di Beltim hari ini kegiatan di Kantor Camat Manggar, satunya di Kantor Camat Gantung," ungkap Budi Utama.
Budi Utama menambahkan bahwa pasca COVID-19 memang ada BUMDes di Bangka Belitung yang tutup, namun masih banyak juga yang masih berjalan tapi tidak maksimal.
"Nah untuk itu kita berikan beberapa strategi, misal mereka harus punya desain market yang terbaru, berkenaan dengan perekonomian yang ada sekarang, jadi jangan hanya berbasis kuliner, wisata, tetapi mereka bisa menggali potensi yang ada, terutama dalam hal kerajinan maupun dalam hal digital," Tambah Budi.
Budi beri motivasi kepada seluruh BUMDes agar tidak berjualan fisik saja, tapi harus sudah mulai memikirkan untuk menuju ke arah digital.
"Jangan sampai kita hanya menjadi pelaku usaha tetapi tidak berwirausaha. Nah ini yang kita doktrin kepada mereka, jadi kalau wirausaha itu dia bisa berinovasi ke yang lain. Kalau pelaku usaha kan, hanya itu-itu saja contoh misalnya, buah Buni, itu kalau dia pelaku usaha dia cuma cukup menjadi minuman, tapi kalau dia wirausaha bisa menjadi puding, sambal, rujak dan sebagainya. Nah ini yang mulai kita doktrin kepada kawan kawan di bumdes," ucap Budi Utama.
Untuk BUMDes yang ada di Kabupaten Belitung Timur, Budi Utama menilai sudah mulai banyak yang menunjukkan perkembangan positif.
"Di antaranya BuMDes di Lalang Jaya, terus Mekar Jaya, lalu ada beberapa lagi kayak apa yang baru ini, Desa Senyubuk itu sudah mulai menunjukkan perkembangan positif, dan mudah-mudahan diikuti BUMDes yang lain," ucapnya.
Berkenaan dengan laporan keuangan yang ada di desa, Budi Utama menyebut jika Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) sudah diterapkan online se-Bangka Belitung.
"Karena Siskeudes ini sudah online, maka kita harus memiliki strategi baru dalam arti kata semua lini baik pejabat ataupun perangkat desa di masing masing, Kasi maupun Kaur itu harus memahami Siskeudes, kalau dulunya dia terpaku dengan kaur keuangan sekarang sudah bisa terbuka semuanya. Jadi masing masing seksi masing masing penanggung jawab kegiatannya nya itu sudah dapat mengetahui realisasi anggaran per kegiatan mereka masing masing. Jadi tidak perlu lagi harus menanyakan kepada Sekdes ataupun keuangan berapa sih kita tersisa gitu. Nah mereka masing masing sudah bisa melihat," ungkap Budi.
Sedangkan Camat Manggar, Herri Susanto mengungkapkan bahwa jika BUMDes yang ada di Kecamatan Manggar khususnya sedang berprogres untuk menuju lebih baik.
"Jadi selain BUMDes yang sudah baik yaitu BUMDes Lalang Jaya dan Mekar Jaya, yang lain sedang berprogres. Oleh karena itu tadi analisa potensi potensi yang ada di lingkungan sekitar bumdes ini khususnya desa dan kecamatan, itu memang harus dilaksanakan dengan sebaik baiknya. Kita tidak bisa sekonyong konyong misalnya di sana jual A BUMDes ini jual A juga, itu nggak bisa ya kita harus melihat potensi yang ada," jelas Herri.
Untuk itu menurut Herri, sukses tidaknya usaha yang dijalani BUMDes sangat tergantung dengan keberanian daripada Kepala Desa dan Direktur BUMDes.
"Keberanian ini sangat menentukan kesuksesan atau kejayaan daripada bumdes itu sendiri. Ya karena memang ini dimodali atau diberi modal dari desa, tapi ini memang harus dipertanggungjawabkan, bukannya habis begitu saja, sebagaimana yang dilakukan Desa Mekar Jaya yang hampir menghabiskan dana desanya untuk membangun waterboom dan alhamdulillah sekian tahun berjalan itu dapat mereka buktikan. Begitu juga dengan Lalang Jaya, yang memang dana desanya difokuskan untuk peternakan ayam petelur, kandang maupun sarana dan prasarana serta bibit waktu itu. Dan mereka alhamdulillah mereka berhasil," ungkap Herri.