Sidoarjo - Kepala DinsosPMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kunjungi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yayasan Daruus Syafaah dan Nurul Qur’an Sidoarjo, dengan didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Penanganan Warga Negara Migran Korban Tindak Kekerasan, Dyah Yuni Utari, dan Subkoordinator Rehabilitasi Sosial Anak, Fitra Mayarini dalam rangka melakukan pembinaan kepada pengurusan LKSA dan anak-anak asuh di dalam panti. pada Senin, 15/01/2023.
Pada kesempatan ini, Budi Utama juga memantau secara langsung kondisi asrama hingga sarana, prasana dan kebutuhan sandang pangan di LKSA guna memastikan terpenuhinya kebutuhan anak-anak serta berdialog dengan anak-anak asuh LKSA.
Pengelola LKSA Darus Syafaah, Ahmad Sobirin didampingi istri menyambut hangat kedatangan Budi Utama beserta rombongan, Ketua LKSA memberikan gambaran pelayanan LKSA yang selama ini dilaksanakan. Adapun jumlah anak asuh di LKSA Darys Syafaah berjumlah 15 anak dengan komposisi 9 putri, 6 putra dengan rentang pendidikan setingkat SD. Kebanyakan anak asuh berasal dari sekitar Desa Sidoarjo yang masih mempunyai keluarga inti. Mayoritas adalah keluarga dhuafa.
“Pak Sobirin, silahkan ajukan proposal ke DinsosPMD, untuk keperluan anak-anak di panti, mereka ini amanah untuk kita dan pastinya ini salah satu amal buat kita” ungkap Budi.
Setelah melakukan dialog bersama pengurus yayasan dan anak- anak asuh di LKSA Daruus Syafaah, Budi Utama berserta rombongan melanjutkan kunjungan ke LKSA Nurul Qur’an.
Kedatangan rombongan disambut dengan sumringah oleh Najib selaku pengurus LKSA Nurul Qur’an. Najib menjelaskan bahwa di LKSA Nurul Qur’an saat ini terdapat 5 orang anak, terdiri dari 2 putra 3 putri, dengan rentang pendidikan SD sampai dengan SMA. Adapun kendala yang mereka hadapi yaitu keterbatasan biaya serta SDM pengelola LKSA.
KadinsosPMD turut memantau kondisi asrama di LKSA NuruL Qur’an, dimana keadaan, peralatan dan perlengkapaan penunjang asrama yang kurang memadai, terutama kamar mandi dan toilet dalam kondisi rusak.
"Pak Najib, untuk kebutuhan anak-anak yang belum terpenuhi silahkan ajukan proposal ke kami pak, mereka ini amanah yang harus kita jaga pak, ” tegas Budi.