[Pangkalpinang]--Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadinsospmd), Budi Utama, menginisiasi pertemuan dengan stakeholder bidang pendidikan luar biasa, YPAC (Yayasan Pembinaan Anak Cacat) dan SLBN (Sekolah Luar Biasa Negeri) Pangkalpinang pada Senin (8/1/2024).
Di ruang pertemuan YPAC, Budi, menawarkan kepada para pengurus dan guru YPAC, untuk meningkatkan promosi atas hasil karya para siswa disabilitas. DinsosPMD akan menyediakan ruangan untuk memamerkan hasil karya para siswa yang telah dibanderol dengan harga tertentu sehingga ketika ada kunjungan, tamu dapat melihat hasil karya dan dapat langsung membeli apabila tertarik.
"jika kita punya hati, walaupun harga berbeda lebih mahal sedikit, orang akan lebih memilih buatan disabilitas daripada buatan orang umum, apalagi dengan adanya nilai seni dari barang yang dikreasikan." ungkap Budi.
Selain itu, Budi juga mengungkapkan rencana perayaan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember setiap tahunnya. Harapannya seluruh SLB se-Bangka Belitung dapat bersinergi dalam perayaan Hari Disabilitas Internasional, "jangan merayakan sendiri-sendiri, kita buat satu acara tapi yang besar gaungnya, setiap kita bisa berkontribusi, menampilkan kreativitas anak-anak, bukan berarti tidak boleh merayakan masing-masing, tapi kita buat acara bersama dulu," ungkapnya.