Sungai selan, Hari selasa bisa jadi menjadi hari yang tak terlupakan bagi ibu Husnawati yang profesi kesehariannya sebagai guru Taman Kanak-Kanak di Desa Lampur Bangka Tengah,  malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih ketika konsleting arus pendek charger HP menjadi api yang melalap hangus rumahnya. Kebakaran yang relatif cepat ini juga hampir merembet ke rumah tetangga namun dapat dipadamkan berkat partisipasi warga setempat dan api hanya mencapai bagian dapur rumah.

Tampak secercah gembira yang tersirat di ujung sembab mata bu acit ketika menyambut Gubernur Kepulauan Bangka Belitung didampingi Ketua PKK Ibu Melati Erzaldi. “Tinggal baju selembar dibadan ni lah pak yang ditinggal api mari ya” (red.kemarin)” ujar bu acit ketika mencurahkan perasaanya. Gubernut turut merasakan kepedihan yang dirasakan oleh bu Husnawati dan berupaya untuk dapat meringankan deritanya dengan membantu pembangunan rumah tinggalnya. Kunjungan empati ini  juga didampingi Kepala Dinas Sosial dan PMD Budi Utama,  Kebakaran adalah bencana sosial non alam yang dapat menimpa siapa saja tanpa adanya peringatan dini, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa yang salah satu fokusnya penanganan masalah sosial membawa bantuan matras 576, food ware, kasur, makanan anak, peralatan dapur keluarga, dan tenda gulung merah, tidak sampai disitu saja Ketua PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga memerikan bantuan baik sandang, pangan, papan dan sejumlah uang untuk memulai kembali kehidupan bu acit yang sempat terampas oleh si jago merah.

Kunjungan empati ini memberikan gambaran bahwa disela-sela kesibukan yang hampir menyita seluruh waktunya tetap menjadikan Erzaldi sebagai Kepala Daerah yang tidak menutup mata dan telinga atas apa yang dialami warganya. Kunjungan ini menjadikan air mata duka menjadi air mata harapan untuk bangkit kembali.