KABUPATEN BANGKA – Edu Wisata Kulong Kelat adalah salah satu edu wisata yang saat ini tengah dikembangkan oleh pemerintah desa pagarawan kecamatan merawang, kabupaten bangka melalui program dana desa.
Edu wisata Kulong Kelat yang dikembangkan sejak awal tahun 2022 di atas lahan tanah milik pemerintah desa pagarawan seluas satu (1) hektar. berfokus pada upaya pengelolaan wisata air.
Dijelaskan Triana Ermawati selaku penggerak swadaya masyarakat desa dinas sosial dan pemberdayaan masyarakat desa provinsi kepulauan bangka belitung, bahwa dengan adanya Edu Wisata Kulong Kelat ini sebagai utamanya adalah upaya memberdayakan masyarakat desa khususnya terkait peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.
Adapun objek wisata dan usaha yang sudah dilaksanakan di tahap awal pengembangan edu wisata Kulong Kelat diantaranya meliputi budidaya ikan, budidaya jamur tiram dan sebagai wadah pembinaan seni budaya lokal masyarakat setempat dan pelaksanaan musyawarah masyarakat desa.
Terkait dengan budidaya ikan nila, Syahril selaku sekretaris desa pagarawan, menjelaskan bahwa pada bulan September 2022 lalu pihak desa dan pengelola edu wisata telah berhasil melakukan panen dari tambak ikan nila sebesar 1,2 ton.
“ lumayan lah bulan September lalu dari budaya daya ikan nila sudah berhasil di panen sebanyak kurang lebih, 1,2 ton ikan nila”, jelas Syahril.
Tidak hanya budidaya ikan saja, bahkan dari budidaya jamur yang dikelola oleh anggota penggerak pemberdayaan keluarga (PKK) desa pagarawan tersebut, dijelaskan Syahril juga telah memberikan hasil panen jamur tiram
“ budidaya jamur tiram juga sudah memberikan hasil ya, hampir seminggu sekali panen jamur dan dijual kepada masyarakat sekitar ya “, ungkap Syahril.
Syahril juga menuturkan selain utamanya adalah menghidupkan roda perekonomian desa, keberadaan kegiatan budidaya yang dikembangkan di edu wisata Kulong Kelat adalah juga guna mendukung upaya ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat.
“ hasil panen ikan disini juga kami jual ke masyarakat ya dengan tentunya harga yang lebih murah dibandingkan di pasar, jadi masyarakat terbantulah”, ungkap Syahril.
Lebih jauh, Syahril menjelaskan bahwa dengan keberadaan pengembangan Edu Wisata Kulong Kelat ini juga memberikan dampak bagi masyarakat desa khususnya di dalam pembangunan infrastuktur sarana pra sarana desa.
“ iya ini juga sudah ada pembangunan jalan ya yang dianggarkan dari APBD pemerintah kabupaten bangka”, ungkap Syahril.
Kedepan Syahril menjelaskan bahwa untuk pengelolaan Edu Wisata Kulong Kelat akan dikelola oleh badan usaha milik desa ( BUMDes) yang akan mengembangkan unit-unit usaha lainnya. “ ini rencana kedepanya akan dikelola oleh BUMDES”, ungkap Syahril.
Tak hanya itu, Syahril menjelaskan perkembangan dari Edu Wisata Kulong Kelat ini juga sudah mulai mendapatkan perhatian dari sejumlah pihak. Seperti halnya yang dilakukan oleh anak perusahaan PT.PLN Tbk yakni PJB Service PLTU Bangka yang mengadakan kegiatan pelatihan bagi masyarakat nelayan setempat terkait budidaya remango (red: kepiting bakau) dan pemberian alat tangkap nelayan yang dilaksanakan pada kamis (10/11/2022) lalu.