Merawang --Selasa (Sekolah Lapangan Desa) merupakan salah satu inovasi yang dibentuk di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DinsosPMD) Prov. Kep. Bangka Belitung (Babel) pada masa kepemimpinan Budi Utama. Launching perdana program ini dilaksanakan di Kecamatan Merawang pada Selasa (27/2/2024).

Inisiasi ide program ini dicetus oleh Jimmy Sofyan, Penggerak Swadaya Masyarakat di DinsosPMD Babel, untuk menunjang kegiatan pembinaan manajemen pemerintahan desa yang menjadi tupoksi dari Bidang Pemerintahan Desa. 

Tujuan dari program ini menciptakan lembaga kemasyarakatan desa dan perangkat desa yang produktif, menciptakan pemerintahan desa yang responsif terhadap perkembangan teknologi, dan menciptakan masyarakat yang mandiri.

Budi Utama, dalam sambutannya mengatakan, "walaupun materi yang disampaikan narasumber sudah banyak, jika ingin menanyakan hal di luar itu, silakan. Di sini kita menghadirkan ahli-ahlinya."

Turut memberi sambutan, Camat Merawang, Jaleari, mengungkapkan apresiasi atas pertemuan yang diselenggarakan DinsosPMD Babel ini dan berharap peserta yang sudah datang untuk dapat fokus menerima materi yang akan disampaikan.

"Menuntut ilmu itu dari buaian sampai ke liang lahat, sehingga penyelenggaraan sekolah ini sangat membawa manfaat," ujar Jaleari.

Dalam launching perdana ini, menghadirkan empat narasumber, yaitu Budi Utama, Kepala DinsosPMD Babel yang menjelaskan tentang Analisa Potensi Desa dan Prioritas Pengembangan Desa; Tri Suta, Penggerak Swadaya Masyarakat, yang menghadirkan materi tentang Kelembagaan Desa; Machdalena, Penggerak Swadaya Masyarakat, yang menghadirkan materi tentang Pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) berdasarkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Potensi Unggulan Desa; dan Septi Ayu Saputri, Pekerja Sosial Profesional, dengan materi tentang Peran Pekerja Sosial (Peksos) dalam Pendampingan Anak Berhadapan Hukum (ABH) dan Anak yang Memerlukan Perlakuan Khusus (AMPK).

Salah seorang peserta, Volan, berasal dari Desa Baturusa, menyatakan antusiasmenya atas penyelenggaraan Selasa ini. "Sangat bagus ya karena pertanyaan-pertanyaan tentang materi pun bisa langsung terjawab oleh narasumber. Diharapkan ke depannya kegiatan serupa bisa dilaksanakan lebih sering dengan materi dan narasumber yang lebih menjangkau tugas dan fungsi perangkat desa, serta dilaksanakan di tempat yang berbeda sehingga bisa menjangkau masyarakat desa lainnya," ungkap Pengurus Karang Taruna Desa Baturusa ini.

Program Selasa untuk dalam tahap awal menargetkan tiga kecamatan di tiga kabupaten, yaitu Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka; Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah; dan Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. 

Pada pertemuan pertama ini, melibatkan Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka, Camat Merawang, para kepala desa, perwakilan pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pengurus Karang Taruna dari sepuluh desa di Kecamatan Merawang.