PANGKALPINANG - Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang menjadi salah satu dari 5 nominator terbaik regional. Tentu, hal ini menjadi prestasi yang membanggakan. Untuk itu, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DinsosPMD) mendampingi tahapan pemaparan dan wawancara nominator, yang mana agenda tersebut dilaksanakan via Zoom Meeting, Senin (27/10/25).
Plt. Kepala DinsosPMD Megawati Soeroso, bersama Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid Pemdes) Nizwan dan staf, memberikan support secara penuh, agar proses Pemaparan dan Wawancara dalam Penjaringan Pemerintahan Desa dan Kelurahan Award dapat berjalan lancar. Jauh hari sebelum presentasi dilakukan, DinsosPMD Kep. Babel telah mendampingi dan terus berkoordinasi untuk mempersiapkan diri apabila melaju ke tahap yang lebih tinggi.
Diketahui, Kelurahan Air Kepala Tujuh memang merupakan pemenang 1 dari Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tingkat Provinsi Tahun 2025, yang diumumkan pada Juni lalu.
“Kelurahan Air Kepala Tujuh menjadi pemenang di tingkat provinsi pada Juni lalu. Hal ini menunjukkan bahwa memang Kelurahan Air Kepala Tujuh memiliki potensi yang lebih dan dapat dibanggakan di ajang setingkat lebih tinggi. Kami (Bidang Pemdes), telah berkoordinasi, memberikan saran, dan motivasi selama proses persiapan lomba, hingga akhirnya masuk 5 besar nominator terpilih,” ujar Kabid Pemdes Nizwan.
Kelurahan Air Kepala Tujuh memiliki keunggulan di berbagai bidang, seperti di bidang ketahanan pangan, produk unggulan UMKM, Pelestarian Lingkungan dan Adat Budaya, dan lainnya.
Salah satu keunggulan yang unik ialah lahirnya Kejapeat, teknologi media tanam berbasis limbah daun ketapang, kulit jeruk kunci dan sabut kelapa. Media tanam Kejapeat ini berbasis limbah organik berbentuk balok padat. Ini menjadi salah satu solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas tanah dan pertumbuhan tanaman.
Menariknya lagi, ada Pondok Kreasi Pemuda Pangkalpinang, yang mana ini dibentuk atas dasar insiatif masyarakat yang memanfaatkan kreatifitas dan kerja sama untuk mengelola sampah, hingga menghasilkan produk-produk daur ulang yang memiliki nilai jual.
Selain pelestarian lingkungan, kelurahan yang dikepalai oleh Basori Setiawan tersebut juga memiliki masyarakat yang terus berperan aktif di dalamnya, mulai dari program penanggulangan dan mitigasi bencana, karang taruna, pkk, dan lainnya.
Harapannya, keunggulan-keunggulan yang sudah dipaparkan dan diyakinkan dalam proses wawancara pula, dapat membawa Air Kepala Tujuh, menjadi pemenang Lomba Desa dan Kelurahan terbaik di Tingkat Regional Tahun 2025.