Dalam mengimplementasi layanan berbasis digital PT. Pos meluncurkan program Digital Pos Pay atau dikenal sebagai penyedia layanan keuangan, layanan ini menjangkau hampir diseluruh pelosok negri dengan mempunyai 4800 kantor pos diseluruh Indonesia yang menjangkau 70% Kecamatan.
Layanan PT. Pos ini mengedepankan simplisitas atau kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan, terlebih lagi dimasa pandemi ini intensitas untuk berhubungan langsung dalam bertransaksi dapat dikurangi. Program Pos Pay diposisikan sebagai suatu solusi ketika masyarakat tidak dapat memenuhi persyaratan perbankan dalam mendapatkan kredit usaha.
Seiring dengan program tersebut Dinsospmd Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi pertemuan Bumdes ( Badan Usaha Milik Desa) dan PT. POS untuk menjajaki segala potensi untuk dapat meningkatkan serta menggeliatkan roda perekonomian di lingkup sektor masing-masing usaha Bumdesnya. Budi Utama menjelaskan bahwa ini adalah salah saatu momentum penting bagi Bumdes untukdapat memaksimalkan fitur-fitur layanan dari Pospay dan Jasa Kurir, dikesempatan yang sama Executive Manager PT.POS Ahmat nurul Pasa memaparkan seluk beluk dari layanan PT. Pos. Selain peningkatan pelayanan, tentunya nilai tambah bisnis seperti keuntungan melalui imbalan jasa atas setiap transaksi pembayaraan e-payment, diungkapkan Nurul Azmat adalah keuntungan yang diperoleh sebagai pemasukan bagi anggaran BUMDesa. “ dari setiap transaksi tentunya ada imbalan jasa/fee yang akan dihitung dan dapat menjadi pemasukan bagi BUMdesa’, unggah Ahmat Nurul Pasa.
Acara yang digelar pada selasa 1 Maret 2022 di ruangan Mahligai Rumah Dinas Gubernur dihadiri oleh Kepala Desa dan Direktur Bumdes berlangsung sangat komunikatif, semoga pelayanan PT. Pos menjadi Katalisator Pembangunan Desa menuju ke arah yang lebih baik.