Desa Bencah, Kabupaten Bangka Selatan - Belarasa di tengah bencana, inilah bagian dari kehidupan sosial yang nyata adanya terus tumbuh dan hidup di tengah masyarakat.
Hal ini terlukis dari kisah para korban bencana alam angin putting beliung yang terjadi di desa bencah kabupaten bangka selatan yang terjadi pada selasa (07/12/2021) pekan lalu yang telah merusak kurang lebih 143 rumah warga desa bencah yang berada di kabupaten bangka selatan.
Dimana nilai belarasa dan solideritas itu hadir dalam dari kisah warga korban bencana angin puting beliung yang saling menguatkan dan tolong menolong walaupun kondisi mereka mengalami hal yang sama yakni menjadi korban bencana alam badai angin puting beliung.
Kisah belarasa hidup saling tolong menolong ditengah bencana itu nyata seperti yang dilakukan Bapak Mansur yang telah berhasi menolong korban bencana angin puting beliung yakni Bapak Manto yang menjadi korban akibat terkena serpihan pecahan asbes atap genting nya yang pecah akibat diterjang angin putingbeliung yang telah melukai bagian kaki kirinya.
“ dihari selasa saya bantu pak manto yang saat itu sendirian di rumah nya dalam kondisi terluka akibat tertimpa serpihan asbes kena kakinya, saya lihat dan langsung saya bawa pak Manto ke Mantri untuk mendapatkan pertolongan” tutur Bapak Mansur
Walaupun saat itu ia juga mengalami musibah yang sama dimana rumahnya mengalami kerusakan akibat amukan angin putting beliung, tidak mengecilkan niatnya untuk tetap membantu sesamanya. Tidak hanya sebatas saat bencana terjadi saja, bahkan Ia pun tetap berbuat sesuatu bagi Pak Manto yang hanya tingga bersama seorang anaknya dan masih mengalami kesulitan beraktivitas akibat luka yang dialaminya akibat bencana seperti membantu membersihkan puing-puing rumah pak Manto yang rusak akibat bencana angin puting beling serta bantuan lainnya seperti mengirimkan makanan yang bisa langsung dikonsumsi Pak Manto yang hingga saat ini mengalami kesulitan berjalan akibat kakinya yang terluka.