Sungailiat- Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu, mengapresiasi 309 Kepala desa (Kades)se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengambil langkah cepat untuk langsung menyalurkan bantuan keuangan yang bersumber dari APBD-P 2023, tampak hadir pula Pj.Bupati Bangka M.Haris selaku tuan rumah acara Rakor percepatan Penurunan Stunting & Kepala Dinas Sosial & Pemberdayaan Masyarakat Desa Bangka Belitung, Budi Utama, S.ST, M.si, yang berlangsung di Gedung Sepintu Sedulang Bangka, Kamis (26/10/2023) tidak semua sekda dari 7 kabupaten/kota hadir, Hanya terlihat sekda Bangka Barat dan sekda Bangka Tengah yang hadir.
Orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai itu berharap, 309 desa dapat bekerja sama dengan baik dan dalam waktu cepat dengan pemerintah Bangka Belitung. Selain itu, program-program kerja yang dibuat, dapat sejalan dengan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Babel, khususnya dalam hal penurunan angka prevalensi stunting.
“ seharusnya seluruh sekda kabupaten dan kota hadir disini mereka adalah ketua harian penanganan Stunting, Hal itu bertujuan supaya adanya konsolidasi membangun kerjasama untuk memperoleh hasil yang optimal, Dirinya berharap seluruh pemerintah mulai pemerintah Provinsi hingga pemerintah desa untuk berperan menangani stunting di Bangka Belitung. Jika bekerja keras bersama sama maka 1 tahun untuk mengatasi stunting terlalu lama satu tahun terlalu lama dengan catatan semua bergerak, semua bekerjasama dalam upaya penanganan stunting," kata Suganda Pandapotan Pasaribu.
Kepala Dinsos PMD Babel Budi Utama dalam arahannya kepada seluruh kepala desa menambahkan bahwa Dalam rangka melakukan intervensi penanganan stunting Pemprov Kepulauan Bangka Belitung menggelontorkan dana Rp 3,9 milyar lebih. Ini dilakukan dalam rangka menyelesaikan administrasi berkenaan dengan bantuan keuangan, dengan waktu 47 hari.
" Dana tersebut disalurkan antara lain untuk anak Stunting, kader posyandu dan ibu hamil, dan dapat diberikan double untuk ibu hamil serta untuk stunting hanya satu kali saja dan sudah dimusyawarah oleh perangkat desa serta dapat memberikan laporan pelaksanaan kegiatan oleh kaur kesejahteraan desa," ungkap Budi Utama.
Dana dari Pemprov Kepulauan Bangka Belitung tersebut diserahkan oleh Bakuda secara simbolis kepada perwakilan kades disaksikan oleh PJ Gubenur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu.